Constituen.com – Meski inflasi dan pertumbuhan ekonomi relatif stabil, isu ketimpangan masih menjadi perhatian dalam berbagai laporan ekonomi nasional dan internasional.
Beberapa lembaga ekonomi menilai bahwa pertumbuhan belum sepenuhnya terdistribusi secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.
Kelompok masyarakat di sektor informal dan pedesaan masih menjadi pihak yang paling rentan terhadap tekanan harga dan perubahan ekonomi.
BPS dalam berbagai rilisnya menegaskan bahwa inflasi yang rendah tidak selalu berarti peningkatan kesejahteraan merata, karena struktur pendapatan masyarakat berbeda-beda.
Pemerintah menyebut berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi terus diperkuat untuk mengurangi kesenjangan tersebut.
Namun di lapangan, sejumlah pengamat menilai efektivitas distribusi program masih perlu diperbaiki agar lebih tepat sasaran.
Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan ekonomi Indonesia tidak hanya soal stabilitas angka, tetapi juga soal pemerataan dampaknya ke masyarakat.