Constituen.com – Meski aktif di media sosial, tidak sedikit anak muda yang mengaku merasa jauh dari dunia politik formal.
Bagi sebagian mahasiswa dan pekerja muda, politik sering dipersepsikan sebagai urusan elite yang tidak memiliki hubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari.
Padahal berbagai keputusan politik berpengaruh terhadap biaya pendidikan, kesempatan kerja, transportasi publik, hingga harga kebutuhan pokok.
Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan masih ada kelompok pemilih muda yang merasa tidak memiliki cukup informasi untuk berpartisipasi secara aktif dalam politik.
Peneliti politik menilai persoalan ini bukan karena anak muda tidak peduli, melainkan karena komunikasi politik sering gagal menjelaskan dampak kebijakan secara konkret.
Ketika isu politik dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari, minat anak muda untuk terlibat biasanya meningkat secara signifikan.
Karena itu, tantangan terbesar demokrasi saat ini bukan mengajak anak muda masuk ke politik, tetapi membuat politik lebih relevan bagi mereka.