Petani Mengeluh Harga Pupuk Tinggi, Hasil Panen Tidak Seimbang

Constituen.com – Petani di beberapa daerah sentra pertanian Jawa Tengah mengeluhkan kenaikan harga pupuk yang tidak sebanding dengan harga jual hasil panen mereka.

Di Desa Banyumas, petani padi mengatakan biaya produksi meningkat signifikan dalam dua musim terakhir. Namun harga gabah tidak naik secara proporsional.

“Kami ini kerja dari pagi sampai sore, tapi hasilnya tipis sekali,” kata Suyatno, petani padi.
Menurut data Serikat Petani Indonesia (SPI), harga pupuk non-subsidi mengalami kenaikan bertahap yang berdampak pada biaya produksi petani kecil.

“Banyak petani kecil tertekan karena akses pupuk subsidi terbatas dan distribusi tidak merata,” ujar perwakilan SPI dalam keterangan yang dikutip dari media lokal.

Akibatnya, sebagian petani mulai mengurangi luas tanam atau beralih ke tanaman yang lebih murah perawatannya.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi ketahanan pangan jika tidak segera diatasi secara struktural.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!